Jumat, 25 Maret 2016

Tugas Softskill Akuntansi Internasional#

TUGAS SOFTSKILL
SOAL DARI KURS MATA UANG




HERNA SETIA (23212439)


AKUNTANSI INTERNASIONAL
FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016


KURS TRANSAKSI BANK INDONESIA
11 Maret 2016
Mata Uang
Nilai
Kurs Jual
Kurs Beli
AUD
1.00
9,824.54
9,722.23
BND
1.00
9,539.42
9,437.60
CAD
1.00
9,876.84
9,775.54
CHF
1.00
13,365.85
13,220.30
CNY
1.00
2,026.35
2,006.32
DKK
1.00
1,971.73
1,951.65
EUR
1.00
14,710.51
14,559.90
GBP
1.00
18,770.53
18,577.19
HKD
1.00
1,694.28
1,677.31
JPY
100.00
11,623.51
11,503.53
KRW
1.00
10.96
10.83
KWD
1.00
43,767.05
43,276.84
LAK
1.00
1.62
1.60
MYR
1.00
3,199.22
3,163.75
NOK
1.00
1,548.04
1,532.14
NZD
1.00
8,801.32
8,709.11
PGK
1.00
4,392.77
4,182.67
PHP
1.00
281.45
278.55
SAR
1.00
3,507.76
3,470.96
SEK
1.00
1,574.09
1,557.84
SGD
1.00
9,539.42
9,437.60
THB
1.00
373.85
369.94
USD
1.00
13,152.00
13,022.00
VND
1.00
0.59
0.58
Sumber : Bank Indonesia

Soal – Soal dan Jawaban Kurs Mata Uang.
1.      Arianto  mendapat kiriman uang dari kakaknya yang bekerja di  sebesar 5.700 CAD (Canadian Dollar) dan kiriman dari ayahnya yang bekerja di Singapura sebesar 12.000 SGD (Singapore Dollar). Berapa  rupiah uang  yang akan diterima Arianto? (Kurs 11 Maret 2016)
Jawab :
5.700 CAD (Canadian Dollar) x 9,775.54 (kurs beli)        = Rp. 55.720.578
9.300 SGD (Singapore Dollar) x 9,437.60 (kurs beli)        = Rp. 87.769.680  +
Total Uang yang diterima                                                      Rp.143.490.258
2.     Nana membeli sebuah apartemen di Jepang dengan harga 82.000 yen. berapa GBP yang harus dibayar Nana ? (11 Maret 2016)
Jawab :
JPY  (Japanese Yen) = 82.000 x 11,623.51 (KURS JUAL) = ¥ 953.127.820
GBP  (British Pound) = 953.127.820/ 18,770.53 (kurs jual) = £ 50.777,8853
3.      Malla mengimpor 2 buah perhiasan dari Swiss dengan harga 2500 CHF (Swiss France). Berapa SGD yang harus dibayar Malla? (Kurs 11 Maret 2016)
Jawab :
2.500 CHF (Swiss France) x  13,365.85 (kurs jual)  = Rp. 33.414.625

SGD (Singapore Dollar)     =  33.414.625
                                                       9,539.42`kurs jual`
                                                    =  3.502,794 SGD
4.     Robin mempunyai tabungan di bank luar negri sebesar 35.000 SAR (Saudi Arabian Riyal), Ia ingin mengajak Istri dan ke 4 anaknya untuk tour ke Singapura dengan biaya per orang 950 SGD (Singapore Dollar) dan biaya fiskal Rp. 1.500.000. Berapa USD (Dollar Amerika) biaya yang harus di keluarkan (Kurs 11 Maret 2016) ?
        Jawab :
        35.000SAR(Saudi Arabian Riyal) x 3,470.96 (kurs beli)= Rp. 121.483.600

       Biaya Tour   = (6 x 950 SGD ) x 9,539.42(kurs jual)         = Rp.   54.374.694
      Biaya Fiskal = 1.500.000 x 6                                             = Rp.     9.000.000 +
       Total Biaya                                                                             Rp. 184.858.294
      USD (Dollar Amerika)   =  184.858.294
                                                  13,152.00`kurs jual`
                                              =  $ 14.055,5272
5.    Tupang mendapat kiriman sebesar 3.500 EUR, ia berniat untuk membeli perlengkapan futsal senilai $ 350 Australia. Dia membeli beras untuk keluarganya seharga 1.500  yen. Jika Tupang ingin membelikan istrinya Liontin dari Canada senilai $2.500 maka berapa Rupiah yang harus Tn. Tupang  siapkan lagi dari tabungannya ? (Kurs 11 Maret 2016)

Jawab   :
    EUR = 3.500 x  14,559.90 (kurs beli)
         = Rp. 50.959.650
AUD = 350 x 9,824.54 (kurs jual)
          = Rp. 3.438.589
JPY = 1.500  x 11,623.51 (kurs jual)
                    = Rp. 17.435.265
CAD = 2.500 x  9,876.84 (kurs jual)
        = Rp. 24.692.100
Kiriman                       :                                               Rp. 50.959.650
Perlengkapan Futsal    : Rp.   3.438.589
Beras                           : Rp.  17.435.265
Liontin                        : Rp.   24.692.100
Total                                                                            (Rp. 45.565.954)
Jadi Rupiah  yang harus Tn. Tupang siapkan lagi sebesar      Rp.    5.393.696
6.    Morang mendapatkan deviden dari sejumlah saham yang ia miliki di luar negri sebesar 4.000 USD (Dollar Amerika). Ia berniat untuk membeli sebuah televisi seharga 5.000 HKD (Hongkong Dollar). Dan ia ingin membelikan anaknya sebuah sepeda seharga 3.000 JPY (Japanese Yen ). Berapa Rupiah yang harus disiapkan dari tabungannya (Kurs 11 Maret 2016)?

Jawab :
5.000 USD (Dollar Amerika) x 13,022.00 (kurs beli)  = Rp. 65.110.000
Televisi                   : 5.000 HKD x 1,694.28 (kurs jual)    =  Rp.  8.471.400
Sepeda                    :  200 JPY x 11,623.51 (kurs jual)      =  Rp.  2.324.702 +
     Rp. 10.796.102

Jadi yang harus disiapkan Ny. Morang dari tabungannya yakni sebesar :
 Rp. 65.110.000 – Rp. 10.796.102= Rp. 54.313.898
7.    Darlin seorang wisatawan asal Spanyol , ia mengajak keluarganya untuk berkunjung ke Indonesia dengan tujuan ke Pulau Batam dengan membawa uang sebesar 12.500 EUR (EURO Spot Rate). Ketika ditukar di bank maka uang yang di dapat Mrs. Roseline adalah (Kurs 11 Maret 2016) ?    
Jawab :
12.500 EUR (EURO Spot Rate) x 14,559.90 (kurs beli)   = Rp. 181.998.750

8. Tn. Roni ingin berlibur ke pulau dewata Bali, ia mempunyai uang sebanyak 90.000 yen, Tn.Roni menginginkan agar uangnya sisa sebesar 1.111 yen. Berapa Rupiah kah sisa uang Tn. Palenta ? (Kurs 11 Maret 2016)
Jawab   :
JPY = 90.000 x 11,503.53 (kurs beli)
= Rp.1.035.317.700
     JPY  = 2.300 x 11,503.53 (kurs beli)
 = Rp. 26.458.119
9.    Malla seorang Pialang yang baru pulang dari luar negeri ingin menukarkan uang negara lain yang dimilikinya sebesar 1550 US $, 1600 JPY, dan 1400 GBP dengan rupiah. Maka uang yang diterimanya sebesar ? (Kurs 11 Maret 2016)
US$ = 1550 x 13,002.00 (kurs beli)     = Rp. 20.153.100
JPY = 1600 x 11,503.53 (kurs beli)     = Rp. 18.405.648
GBP = 1400 x 18.577,19 (kurs beli)    = Rp. 26.008.066  +
                                                                 Rp. 46.533.103
   
10.  Adriel Jordan ingin membuka usaha dibidang Impor kopi dari Thailand. Ia membutuhkan THB 225.000 untuk modal usahanya. Berapa rupiah yang harus ia siapkan jika mempunyai tabungan senilai 6000 $ ? (Kurs 11 Maret 2016)
USD = 6000 x 13,022.00 (kurs beli) = Rp. 78.132.000
THB = 225.000 x 373.85 (kurs jual) = Rp. 84.116.250
Jadi yang harus disiapkan oleh Tn. Jordan yakni Rp. 84.116.250 - Rp. 78.132.000 = Rp. 5.984.250


Senin, 28 Desember 2015

tugas softskill "pemeriksaan audit atau etika profesi akuntansi terhadap perusahaan petral"


TUGAS SOFTSKILL
PEMERIKSAAN AUDIT ATAU ETIKA PROFESI AKUNTANSI TERHADAP PERUSAHAAN PETRAL





DISUSUN OLEH
HERNA SETIA
23212439

FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015

Petral adalah anak perushaan PT. Pertamina yang mempunyai tugas melakukan ekspor dan impor minyak. Banyak analis menyebutkan Petral adalah perusahaan sarang korupsi. praktek rent-seeking economy terjadi didalam anak perusahaan Pertamina ini. Berbagai kontroversi juga menyeruak terkait kehadiran Petral khususnya ketika dihubungkan dengan praktek mafia minyak dan gas di Indonesia.
Perusahaan ini disinyalir menjadi perpanjangan tangan pihak ketiga untuk masuk proses pengadaan minyak. Pihak ketiga inilah yang membocorkan informasi pengadaan minyak, memunculkan perhitungan harga, dan mengatur tender. Sebelum disampaikan ke peserta tender, si pembocor menyampaikannya dulu ke jaringan tersebut.
Hasil audit forensik KordaMentha, mengindikasikan secara faktual bahwa ada pertukaran informasi via e–mail dari para pegawai yang berkomunikasi dengan vendor, ketidakefisienan rantai suplai berupa mahalnya harga crude dan produk yang dipengaruhi kebijakan Petral dalam proses pengadaan, ada juga pengaturan tender MIGAS dan kelemahan pengendalian HPS, terjadi anomali dalam pengadaan minyak pada 2012-2014. Berdasarkan temuan lembaga auditor KordaMentha, jaringan mafia minyak dan gas (migas) menguasai kontrak suplai minyak senilai US$ 18 miliar atau sekitar Rp 250 triliun selama tiga tahun. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaku siap melakukan audit terhadap Pertamina Energy Trading Limited (Petral) kembali. Sebelumnya, BPK telah melakukan audit terhadap anak usaha PT Pertamina (Persero) ini pada 2012-2013. Kepala BPK Harry Azhar Azis mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melihat beberapa data yang bisa dijadikan rujukan agar BPK untuk melakukan audit Petral lagi

Dari hasil audit itu pula ditemukan semua pemasok minyak mentah dan bahan bakar minyak ke Pertamina melalui Petral pada periode tersebut ternyata berafiliasi dengan satu badan yang sama. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengungkapkan, badan itu kerap menggunakan perusahaan perantara (fronting traders) dan perusahaan minyak milik negara (national oil company/NOC) untuk mengeruk keuntungan. Akibat permainan ini, Pertamina tak memperoleh harga terbaik dalam pengadaan minyak. Diskon bagi Pertamina yang seharusnya bisa mencapai US$ 1,3 per barel menyusut menjadi cuma US$ 30 sen per barel.

Review Kasus Petral

Nama KAP yang melakukan auditor pada perusahaan Petral yakni Auditor asal Australia (KAP Kordamentha)
Jenis Audit yang dilakukan oleh KAP Kordamentha yakni Audit Forensik, Audit Foresik adalah audit yang dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan kemungkinan risiko terjadinya fraud atau kecurangan didalam maupun diluar sistem secara komprehensif.
Prosedur Audit Forensik yang dilakukan  yakni Identifikasi masalah : Auditor melakukan pemahaman awal terhadap kasus yang akan dibahas. Pemahaman tersebut untuk mempertajam analisa dan spesifikasi ruang lingkup sehingga audit bisa dilakukan secara tepat sasaran.
  • Pembicaraan dengan klien : Auditor akan melakukan pembahasan bersama klien terkait lingkup, kriteria, metodelogi audit, limitasi, dan jangka waktu. 
  • Pemeriksaan pendahuluan : Auditor melakukan pengumpulan data menggunakan 5W + 2H (Who, What, Where, When, Why, How, How much). Investigasi dilakukan apabila sudah terpenuhi 4 W + 1H
  • Pengembangan rencana dan pemeriksaan : Auditor akan menyusun dokumentasi kasus yang dihadapi, tujuan audit, prosedur pelaksanaan audit, serta tugas individu dalam tim.
  • Pemeriksaan lanjutan : Auditor akan melakukan pengumpulan bukti serta melakukan analisa atasnya. Auditor akan menjalankan teknik auditnya guna mengidentifikasi secara meyakinkan adanya fraud dan pelaku fraud tersebut.
  • Penyusunan laporan : Pada tahap akhir, auditor akan melkaukan penyusunan laporan hasil audit forensic. Dalam lapora ini ada 3 poin yang harus diungkapkan antara lain : Kondisi : yaitu kondisi yang terjadi sebenarnya. Kriteria :standar patokan dalam pelaksanaan kegiatan.
  Simpulan berisi kesimpulan mencakup sebab fraud dan penjelasan kondisi fraud, Bahwa KAP Kordamentha telah melakukan audit sesuai dengan kode etik yang baik dan benar yang berisi Kordamentha telah melakukan proses audit tidak memihak kepada suatu kepentingan manapun hanya berdasarkan standar kompetensi profesionalnya sesuai dengan Aturan Etika Akuntan Publik no. 100 (Independensi, Integritas, Objektivitas) dan 201 (Standar umum)
Temuan KAP yakni adanya ketidakefisienan rantai suplai berupa mahalnya harga crude dan produk yang dipengaruhi kebijakan Petral dalam proses pengadaan, Adanya pengaturan tender MIGAS dan kelemahan pengendalian HPS, Adanya pertukaran informasi via e-mail dari para pegawai yang berkomunikasi dengan vendor, Adanya Pegawai setingkat dengan manajer bekerjasama dengan pihak luar dan membuat harga minyak dan BBM  yang dibeli menjadi lebih mahal, Adanya pihak ketiga (badan usaha) diluar bagian manajemen Petral dan Pertamina ikut campur dalam proses pengadaan dan jual beli minyak mentah maupun BBM, mulai dari mengatur tender dengan harga perhitungan sendiri, menggunakan instrument karyawan dan manajemen Petral saat melancarkan aksi. Akibatnya Petral dan Pertamina tidak mendapatkan harga yang optimal dan terbaik ketika melakukan pengadaan. Pihak ketiga (jaringan mafia) minyak dan gas (migas) menguasai kontrak suplai minyak senilai US$ 18 miliar atau sekitar Rp 250 triliun selama tiga tahun. 

http://kontrasnews.com/index.php/2015/11/16/kasus-petral-siapa-yang-membocorkan-hasil-audit-petral/http://garutnews.com/jaringan-mafia-
migas.htmlhttp://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/11/16/091000126/Proses.Hukum.Petral.Audit.Kordamentha.Bisa.Lengkapi.Hasil.BPK
migas.htmlhttp://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/11/16/091000126/Proses.Hukum.Petral.Audit.Kordamentha.Bisa.Lengkapi.Hasil.BPK